Jakarta, 9 Maret 2026 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan roadmap nasional kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Indonesia telah memasuki tahap finalisasi koordinasi lintas kementerian. Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria mengungkapkan regulasi ini akan segera ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) dalam waktu dekat, mungkin masih tahun 2026 ini.

“Roadmap AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga etika, tata kelola, dan kedaulatan data. Kami prioritaskan 10 program utama, termasuk penguatan infrastruktur AI berdaulat, literasi AI bagi pelajar dan UMKM, serta pemetaan risiko penggunaan AI di sektor publik dan swasta,” ujar Nezar dalam keterangan resmi hari ini.

Roadmap ini mencakup 145 program pendukung lainnya, dengan target menciptakan ekosistem AI yang inklusif dan berorientasi publik. Pemerintah menekankan pentingnya melindungi data masyarakat Indonesia yang kini menjadi “bahan baku” utama pengembangan AI global oleh raksasa seperti Google, Meta, dan TikTok. “Data Indonesia dilatih untuk AI dunia, jadi kita harus pastikan nilai ekonomi dan hak privasi kembali ke rakyat,” tambahnya.

Wapres Gibran Tinjau Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Pelajar Kuasai Teknologi dan Etika AI Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 4 Maret lalu. Acara ini menekankan pengenalan AI sejak dini agar generasi muda tidak tertinggal di era digital.

Wapres menyatakan AI harus jadi alat pemberdayaan, bukan ancaman. “Kita dorong pelajar kuasai teknologi AI sekaligus etika penggunaannya, agar Indonesia bisa jadi pencipta solusi AI, bukan hanya konsumen,” katanya. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk percepatan transformasi digital dan SDM unggul.

Samsung Akui Peran Penting Indonesia dalam Pengembangan Galaxy AI Global Samsung Electronics mengungkapkan Indonesia punya peran krusial dalam lokalisasi Galaxy AI di Asia Tenggara. TM Roh, CEO Device eXperience Division Samsung, menyatakan pusat riset di Indonesia, Vietnam, dan Filipina menyesuaikan fitur AI dengan bahasa lokal dan konteks budaya. “Indonesia bukan lagi sekadar pasar, tapi bagian dari pengembangan AI global kami,” ujarnya pasca Galaxy Unpacked 2026.

Di MWC 2026 Barcelona (2-5 Maret), Samsung memperkuat Galaxy AI dengan ekosistem terintegrasi, termasuk agentic AI dan jaringan otonom berbasis AI, yang diprediksi jadi standar baru industri.

Peringatan: AI Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, Tapi Butuh Regulasi Kuat Pemerintah optimis sektor digital dan AI jadi mesin utama capai target pertumbuhan ekonomi 8% dalam beberapa tahun ke depan. Namun, pakar memperingatkan risiko pengangguran struktural jika tidak ada reskilling massal. World Economic Forum memprediksi AI ciptakan 170 juta pekerjaan baru global hingga 2030, tapi gantikan 92 juta lainnya.

More From Author