Nusantara — Pemerintah menargetkan sebanyak 500 ribu penduduk akan bermigrasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2030 sebagai bagian dari rencana pembangunan dan pengembangan pusat pemerintahan baru di Kalimantan Timur. Target tersebut mencakup aparatur sipil negara (ASN), pekerja sektor swasta, serta masyarakat umum yang akan beraktivitas di kawasan ibu kota baru tersebut.

Otorita IKN menyatakan bahwa proses perpindahan penduduk akan dilakukan secara bertahap seiring dengan pembangunan infrastruktur dasar, fasilitas publik, serta kawasan permukiman yang mendukung aktivitas pemerintahan dan ekonomi.

“Pemerintah menyiapkan skema migrasi secara bertahap agar pembangunan kawasan IKN dapat berjalan seimbang dengan kebutuhan penduduk yang akan tinggal dan bekerja di sana,” ujar perwakilan Otorita IKN dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3).

Pembangunan kawasan IKN meliputi berbagai fasilitas penting seperti perkantoran pemerintahan, hunian bagi aparatur negara, pusat pendidikan, layanan kesehatan, serta infrastruktur transportasi yang menghubungkan kawasan inti dengan wilayah sekitarnya.

Selain aparatur sipil negara, pemerintah juga membuka peluang bagi masyarakat umum dan pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi di kawasan ibu kota baru. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor bisnis, jasa, serta industri kreatif di wilayah tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa pengembangan IKN tidak hanya berfokus pada pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga pada pembangunan kota yang berkelanjutan dengan konsep ramah lingkungan dan teknologi modern.

Dengan target migrasi hingga 500 ribu jiwa pada 2030, pemerintah berharap IKN dapat berkembang menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

More From Author